Gimana sih Caranya Belajar Bahasa Inggris yang Mudah

Kemaren gw sengaja kirim undangan chatting terbuka buat teman2 satu milis belajar bahasa inggris. Gw sih niatannya cuma pengen nolong orang lain dan diri sendiri juga. Apakah bahasa inggris gw uda bagus? I don’t think so. Tapi gw memaksa gw harus bisa. Kalo uda bikin undangan terbuka kayak gitu, mau ga mau kan harus mau pake bahasa inggris.
Topik ini sengaja gw pilih untuk berbagi pengalaman. Dalam milis ini gw uda sering baca pertanyaan orang, “Gimana sih belajar bahasa inggris yang cepet?” “Gimana sih belajar bahasa inggris yang bener?”. Ketika gw ikutan group lain, pertanyaan tipikal pun sering muncul. Berbagai cara uda dikemukakan member lain. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, tips2 dari para ahli ini akhirnya hilang. Member baru bermunculan, dan pertanyaan yang sama akhirnya terulang.

Dari invitation itu gw akhirnya dapat bbrp teman. Sekitar 7-8 orang. Dari jumlah segitu, mungkin ada 2-3 orang yang menanyakan hal yang sama ama gw. “Pak, bahasa inggrisnya bagus. Gimana caranya belajar?” Gw sih seneng2 aja dipuji basa inggrisnya bagus, tapi pertanyaannya kan harus dijawab. Sekali lagi, gw masih belajar dan akan terus belajar. Apa yang gw sharing ini adalah pengalaman gw belajar bahasa inggris selama 10 taun.
Belajar Conversation, Temukan situasi yang mendukung kondisi belajar anda.
Di tempat saya kerja sekarang ini, penguasaan bahasa inggris sih perlu. Bikin laporan, kirim email, melontarkan pendapat dalam meeting dan macam2, dimana respondennya ga semuanya bisa bahasa inggris. yah, saya harus struggle dong. Komunikasi pake bahasa indonesia campur inggris dulu. Lama2 terbiasa. Kalo boleh me-rating kemampuan saya, dari skala 5 ke skala 7 lah (skala 10 itu perfect). Kesimpulannya, alah bisa karena biasa.
Dari sini, gw akhirnya ngerti ternyata lingkungan itu sangat berpengaruh loh. Ada beberapa teman yang mengeluhkan sulitnya mencari partner dalam berbahasa inggris. Kalo berbahasa inggris ga pada tempatnya, yang muncul berikutnya adalah pandangan curiga, aneh, bisa2 malah diketawain. Yah, susah juga sih. Malu adalah kendala berikutnya.
Ini solusinya:
Anda bisa ikutan forum diskusi bahasa inggris, conversation class, mailing list. Mo ikutan kursus juga boleh. Secara online ato offline pun ada, silakan pilih. Untuk mailing list, saya bisa menyarankan free-english-course@yahoogroups.com. Kemudian, se-GA PEDE apapun anda, usahakan untuk ngomong. Dari aktif ngomong itulah, kita melatih urat lidah, otak, vocabulary dan grammar. Koreksi dari orang lain, itu akan sangat membantu. Jangan malu kalo ada orang komentar selama kritik itu proporsional. Justru kalo ga ada yang komentar, mulailah curiga. Ini discussion class ato kumpulan orang nongkrong. :D . Ato mo tinggal di desa berbahasa inggris?
Belajar Listening – Dengerin Apa aja asal berbahasa inggris
Ini mungkin cara belajar yang paling gampang dan paling menyenangkan buat saya. DENGERIN APA AJA. bisa News, TV, Radio, Music (CD or DVD), Movie. Biasakan telinga anda mendengarkan sesuatu yang asing. Sehingga secara ga sadar telinga akan menangkap kata2 asing itu. Pertama kali denger sih, saya juga ga ngerti orang ini ngomong apa. Cuma ketangkep kata2 sepotong. Lama2 bisa lengkap satu kalimat dan akhirnya ngerti topic yang dibicarakan. Sama kayak balita belajar bicara kan. Setiap balita akan belajar mendengar dahulu sebelum mulai bicara. Vocabulary dari ibu dan orang-orang sekitarnya ini direkam dulu. Setelah bisa ngomong, baru memorynya dikeluarkan. Anak saya itu taunya cuma “FIVE” bukan “LIMA”, karena kebiasaan dengar “…only on channel FIVE” (itu channel TV favorit saya). Satu cerita kecil lagi. Kita mesti punya teman yang berlainan suku kan. Anggap aja orang batak (yang sebelumnya belum pernah ke Jawa) yang merantau di jawa. Setelah satu tahun tinggal di jawa, coba anda tanya,”Ngerti ngomong jawa?” Dia pasti jawab,”Saya ngerti orang ngomong apa, tapi saya ga bisa ngomong”. LAH…berarti untuk sekedar mengerti percakapan aja, juga bisa kan. Kenapa hal yang sama tidak kita terapkan dalam belajar bahasa inggris?
Belajar Reading &Writing (Grammar), Baca Cerita, Tulis Blog,
Kerjaan saya tiap hari kan bikin report dan procedure2 yang setebal bantal. Memang sih, saya ga bikin semuanya. Tapi tetap saja saya harus baca dan menulis beberapa hal yang memang belum tercantum.
Kalo anda pengen belajar Reading & Writing, kayaknya ini solusi mudahnya. Sering2 baca novel, cerpen ato newspaper dan sebangsanya. Kemudian tuliskan pengalaman anda, pengetahuan dan apapun itu, dengan menulis blog, mengirim email. Kemudian cek penggunaan kalimatnya pake buku Grammar yang anda punya. Kalo gw, gw pake bukunya Understanding and Using English Grammar by Betty Schrampfer Azar. Anda bisa pake buku lain sejauh anda nyaman dan ngerti penjelasannya. Kemudian nulis kalimatnya ndak usah panjang2 dulu. Ga mudah memang. Tapi ini hanyalah masalah anda mau ato engga. Karena goalnya adalah meningkatkan reading & writing ability, cerita se simpel apapun kayaknya ga masalah. Misalnya cerita kegiatan anda sehari-hari. Ga usah serumit DaVinci Code. Dictionary sangat perlu. Ga usah malu pake Dictionary. Ada salah seorang teman gw yang malu pake kamus, alasannya pake kamus itu menunjukkan kalo kita ga bisa bahasa inggris. Ini adalah pandangan yang salah. Kamus itu berfungsi untuk membantu kita mencari kata-kata yang pas untuk mengutarakan maksud kita. Ga usah malu. Daripada malu-maluin pake kata-kata yang ga tepat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar